Rabu, 01 Agustus 2012

Lupain Mantan Kamu, Plis. :)



“Membicarakan mantanmu itu tidak salah, di depan siapapun. Dengan catatan; kamu sudah memastikan bahwa tidak ada siapapun yang tersakiti. Mungkin kekasihmu, aku. Mungkin juga kekasih mantanmu yang baru,” aku menyerang.

Belum selesai aku menghela napas, kamu sudah memberiku senyuman lagi. Senyum yang tulus, tetapi lebih terlihat senyum yang menutupi rasa bersalah. Senyumnya hampir seperti jaring-jaring penangkap ikan. Lebar, tetapi transparan. Memperlihatkan apa yang ada di belakangnya.

Aku bukan sedang marah, hanya sedang mengingatkan, barangkali kamu lupa, mana-mana saja hal yang menyenangkan, dan menyakitkan. Dan barangkali kamu lupa, barusan aku menyerangmu, karena kamu panjang lebar menceritakan tentang mantan kamu yang itu. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar